Welcome Image Pondok pesantren villa tahfizh Himmatul quran malino

SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN VILLA TAHFIZH HIMMATUL QURAN MALINO

Welcome Image

SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN VILLA TAHFIZH HIMMATUL QURAN MALINO

Foto Pimpinan Pesantren Ir. H Muhammad Taufan Djafry, Lc., M.H.I

Sambutan Pimpinan :

Villa Tahfizh Himmatul Quran adalah lembaga pendidikan pesantren Al-Qur'an yang berikhtiar melahirkan generasi Al-Qur'an yang berakhlak mulia dan beraqidah shohihah. Generasi Al-Qur'an yang berpadu pada dirinya kepribadian dengan 3 kompetensi utama yaitu:Afektif (ruhiyah), Kognitif ( kecerdasan) dan Psikomotorik (ketrampilan dan skill). Ikhtiar itu adalah upaya maksimal yang dilakukan oleh Villa Tahfizh Himmatul Quran dalam meramu dan menerapkan proses pembelajaran dan pembinaan agar melahirkan pribadi santri yang berakhlak, cerdas dan terampil sebagai peserta didik.

Ir. H Muhammad Taufan Djafry, Lc., M.H.I

ARTIKEL


Jejak Santri Menuju Kedokteran: Prestasi yang Mengubah Cara Pandang Kita Terhadap Pondok

Jejak Santri Menuju Kedokteran: Prestasi yang Mengubah Cara Pandang Kita Terhadap Pondok

Di tengah anggapan bahwa santri hanya berfokus pada ilmu agama, prestasi yang diraih oleh dua santri SMA IT Villa Tahfizh Himmatul Qur'an (VTHQ) Malino menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang unggul di berbagai bidang. Keberhasilan Andi Abdullah Bin Hasyim diterima di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin melalui jalur UTBK-SNBT, serta Muh. Alhuwaidy Ansar yang lolos di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Muslim Indonesia melalui Jalur Tahfizh Al-Qur'an, menunjukkan bahwa kecerdasan akademik dan kecintaan terhadap Al-Qur'an dapat berjalan beriringan.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan almamater, tetapi juga memberikan pesan penting bahwa kesuksesan lahir dari perpaduan antara ikhtiar, disiplin, doa, dan lingkungan pendidikan yang mendukung. Pesantren tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat mencetak ahli agama, melainkan juga sebagai lembaga yang mampu mempersiapkan santri menghadapi tantangan dunia profesional.

Lebih dari sekadar keberhasilan masuk fakultas kedokteran, pencapaian ini merupakan simbol bahwa karakter, akhlak, dan kompetensi dapat dibangun secara bersamaan. Seorang calon dokter tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga empati, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Bekal tersebut telah mulai dibentuk sejak mereka menjalani kehidupan sebagai santri.

Keberhasilan melalui dua jalur yang berbeda juga memperlihatkan bahwa setiap individu memiliki jalan menuju kesuksesan. Ada yang menempuh jalur akademik melalui UTBK-SNBT, ada pula yang memanfaatkan keunggulan dalam menghafal Al-Qur'an melalui jalur tahfizh. Keduanya mengajarkan bahwa setiap potensi yang dimiliki patut dikembangkan secara maksimal.

Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri VTHQ untuk terus belajar, menghafal Al-Qur'an, dan berani bermimpi setinggi mungkin. Indonesia membutuhkan lebih banyak dokter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Prestasi ini adalah langkah awal menuju lahirnya generasi profesional yang berilmu, beriman, dan membawa manfaat bagi umat.

Baca Selengkapnya...

10 Hari yang Paling Dicintai dan Diagungkan Allah

10 Hari yang Paling Dicintai dan Diagungkan Allah

Banyak dari kita tidak mengetahui bahwa Zulhijjah bukan sekedar bulan Qurban saja, melainkan di dalamnya terdapat 10 hari terbaik untuk beramal shalih. Sampai-Sampai Allah bersumpah dengannya, sebagaimana dalam Surah Al Fajr ayat 2, “Demi hari yang kesepuluh.” Ini menunjukkan bahwa hari-hari tersebut mempunyai keagungan, sehingga sering disebut sebagai 10 hari terbaik sepanjang tahun. Terlebih lagi, Ia adalah hari yang tereapat pada salah satu bulan yang Allah agungkan yaitu Zulhijjah, sama seperti bulan haram lainnya, yaitu Zulkaidah, Muharram, dan Rajab. Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam berkata, yang membedakan Zulhijjah dengan bulan yang lain adalah amal shalih lebih Allah cintai dibandingkan jihad fi sabililah diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiuallahu ‘anhuma.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Tidak ada hari-hari di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah." Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?" Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak kembali dengan sesuatu apapun (mati syahid)."

(HR. Bukhari no. 969, Ahmad, dan lainnya).

Nama bulan ini sendiri disebut “Zulhijjah” karena di bulan inilah ibadah haji, satu dari lima rukun Islam lainnya yang ditunaikan, dimana Zulhijjah sejak masa lalu, dikenal memiliki peristiwa penting dan berbagai ibadah yang mempunyai keutamaan besar. Beramal pada bulan Zulhijjah sangat dianjurkan bagi seluruh umat Muslim, bukan hanya yang berhaji saja.

Berikut Adalah beberapa amalan yang dapat kita lakukan pada 10 hari pertama di bulan Zulhijjah:

1. Puasa

Pada hari-hari terbaik ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah. Sebagaimana Sebagaimana diceritakan dari Hunaidah bin Kholid, dari istrinya, beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, …” (HR. Abu Daud no. 2437. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

2. Memperbanyak Takbir dan Dzikir

Sepanjang bulan Zulhijjah, terlebih di sepuluh hari pertama, umat Islam dianjurkan melipatgandakan dzikir, takbir, tahmid, dan tahlil. Hal ini merupakan bentuk sederhana namun bermakna utuk mengisi hari-hari di awal Zulhijjah dengan perbuatan yang dicintai Allah.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan” (QS. Al Hajj: 28). ‘Ayyam ma’lumaat’ menurut salah satu penafsiran adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Pendapat ini adalah pendapat jumhur (mayoritas) ulama di antaranya Ibnu ‘Umar, Ibnu ‘Abbas, Al Hasan Al Bashri, ‘Atho’, Mujahid, ‘Ikrimah, Qotadah dan An Nakho’i, termasuk pula pendapat Abu Hanifah, Imam Asy Syafi’i dan Imam Ahmad (pendapat yang masyhur dari beliau). Lihat perkataan Ibnu Rajab Al Hambali dalam Lathoif Al Ma’arif, hal. 462 dan 471.

3. Menunaikan Haji

Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu, baik secara fisik, ilmu, keamanan perjalanan, maupun biaya. Haji dilaksanakan di Tanah Suci Makkah pada bulan Dzulhijjah. Allah Ta’ala berfirman, “(Musim) haji itu pada bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barang siapa mengerjakan (ibadah) haji dalam bulan-bulan itu, maka janganlah dia berkata kotor, berbuat maksiat, dan berbantah-bantahan dalam melakukan haji…” (Q.S Al-Baqarah ayat 197)

4. Memperbanyak amal saleh

Momentum terbaik ini menjadi kesempatan bagi seorang muslim untuk meningkatkan ketakwaan dan meraih pahala yang berlipat ganda di sisi Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Tidak ada hari-hari di mana amal saleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada amal saleh pada sepuluh hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).” (H.R. Bukhari no. 969)

5. Berkurban

Adanya amalan seperti berkurban dan sedekah, menjadi bukti kecintaan kita kepada Allah dengan mengeluarkan pemberian terbaik dari sisi harta yang kita miliki. Hal ini menjadi salah satu bentuk ketakwaan kita, sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Hajj, “Daging dan darah hewan qurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian...”

6. Beraubat

Bertaubat pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena hari-hari tersebut termasuk waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah سبحانه وتعالى. Taubat adalah langkah awal untuk membersihkan hati, memohon ampunan, dan memperbaiki diri agar amal ibadah lebih diterima. Allah Ta’ala berfirman, “Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31).

Karena itu, hari-hari mulia ini menjadi kesempatan terbaik untuk kembali kepada Allah dan memulai perubahan diri menuju ketakwaan yang lebih baik.

Kedatangan Zulhijjah memang setiap tahun. Tapi, apakah kedatangannya disambut oleh semua manusia? Adakah yang yakin akan ada tahun depan untuk setiap orang? Maka dari itu, mari kita isi hari-hari terbaik ini dengan memperbanyak keutamaannya agar tidak ada penyesalan seperti di tahun-tahun sebelumnya yang telah di sia-siakan. Bukan sebaliknya, mengisi hari-hari terbaik tersebut dengan sesuatu yang Allah haram.

Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.

Baca Selengkapnya...

Dari Qurban, Kita Belajar Keikhlasan dan Kepedulian

Dari Qurban, Kita Belajar Keikhlasan dan Kepedulian

Ibadah qurban merupakan salah satu syariat agung dalam Islam yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial. Ia bukan sekadar menyembelih hewan pada hari tertentu, tetapi menjadi simbol ketaatan total kepada Allah serta bentuk nyata pengorbanan seorang hamba. Dalam sejarahnya, qurban berkaitan erat dengan kisah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam dan putranya, Nabi Ismail ‘alaihis salam, yang menunjukkan puncak keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah. Peristiwa ini kemudian diabadikan dalam syariat qurban yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah dan hari-hari tasyrik.

Keikhlasan menjadi pelajaran utama dari ibadah qurban. Allah menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging atau darah hewan, melainkan ketakwaan hamba-Nya. Dalam Al-Qur’an disebutkan: "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu." (QS. Al-Hajj: 37). Ayat ini menegaskan bahwa nilai qurban terletak pada niat yang tulus dan hati yang bersih dalam beribadah, bukan pada besar atau kecilnya hewan yang disembelih. Dengan demikian, qurban melatih seorang Muslim untuk beribadah semata-mata karena Allah, tanpa riya’ dan tanpa mengharap pujian manusia.

Selain keikhlasan, qurban juga mengajarkan kepedulian sosial yang tinggi. Daging qurban tidak hanya dinikmati oleh orang yang berqurban, tetapi juga dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sekitar. Rasulullah ﷺ bersabda: "Makanlah sebagian darinya, simpanlah, dan sedekahkanlah." (HR. Muslim). Hadits ini menunjukkan bahwa qurban adalah sarana untuk berbagi kebahagiaan, mempererat ukhuwah, dan mengurangi kesenjangan sosial. Melalui qurban, umat Islam diajak untuk merasakan empati terhadap sesama, terutama mereka yang jarang menikmati makanan yang layak.

Lebih jauh, qurban juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan. Kemampuan untuk berqurban adalah karunia yang patut disyukuri, karena tidak semua orang diberi kelapangan rezeki. Dengan berqurban, seorang Muslim tidak hanya membersihkan hartanya, tetapi juga membersihkan jiwanya dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Oleh karena itu, ibadah qurban sejatinya adalah perpaduan antara hubungan vertikal kepada Allah dan hubungan horizontal kepada sesama manusia.

Dengan memahami makna qurban secara mendalam, diharapkan setiap Muslim tidak hanya melaksanakannya sebagai ritual tahunan, tetapi juga menghayati nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Keikhlasan dalam beribadah dan kepedulian terhadap sesama adalah dua pilar utama yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, semangat qurban tidak berhenti pada hari raya saja, tetapi terus hidup dalam setiap aspek kehidupan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah dan kasih sayang kepada sesama.

Baca Selengkapnya...

KEGIATAN


Dua Santri VTHQ Raih Juara OBA Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026, Siap Wakili Sulsel di Tingkat Nasional

Dua Santri VTHQ Raih Juara OBA Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026, Siap Wakili Sulsel di Tingkat Nasional

Gowa — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur'an (VTHQ) Malino dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Dua santri kelas IX B berhasil meraih prestasi membanggakan sekaligus mengharumkan nama pesantren pada kompetisi Bahasa Arab tingkat provinsi tersebut.

Kegiatan Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Pondok Pesantren Modern Al-Fityan Gowa. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar dan santri dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan untuk menguji kemampuan serta menunjukkan potensi mereka dalam bidang Bahasa Arab.

Dalam kompetisi tersebut, dua santri VTHQ berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Ayyasy Nasrullah berhasil meraih Juara 1, sementara M. Faiz Mifzal F. berhasil meraih Juara 3. Keduanya merupakan santri kelas IX B VTHQ yang tampil kompetitif dan berhasil bersaing dengan peserta lainnya pada ajang tingkat provinsi tersebut.

Capaian ini menjadi semakin istimewa karena Ayyasy Nasrullah dan M. Faiz Mifzal F. akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan untuk berlaga di tingkat nasional. Keduanya akan kembali membawa nama Sulawesi Selatan sekaligus nama VTHQ dalam kompetisi Bahasa Arab pada jenjang yang lebih tinggi.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan Bahasa Arab dan pengembangan potensi akademik santri di lingkungan VTHQ terus menunjukkan hasil yang positif. Prestasi ini juga menjadi bagian dari upaya pesantren dalam mendorong para santri untuk tidak hanya unggul dalam hafalan dan keagamaan, tetapi juga memiliki kompetensi akademik serta keberanian untuk berkompetisi di tingkat yang lebih luas.

Pihak pesantren menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Ayyasy Nasrullah dan M. Faiz Mifzal F. atas pencapaian yang telah diraih. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh santri VTHQ untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta berani mengambil kesempatan dalam berbagai kompetisi.

Dengan diraihnya Juara 1 dan Juara 3 pada tingkat provinsi, perjuangan kedua santri tersebut belum berakhir. Tantangan berikutnya adalah OBA tingkat nasional, di mana mereka akan kembali berjuang membawa nama Sulawesi Selatan.

Baca Selengkapnya...

Kemenag Pusat dan Kemenag Sulawesi Selatan Laksanakan Visitasi Pemindahan Satuan Pendidikan VTHQ Malino

Kemenag Pusat dan Kemenag Sulawesi Selatan Laksanakan Visitasi Pemindahan Satuan Pendidikan VTHQ Malino

Malino — Villa Tahfizh Himmatul Qur’an (VTHQ) Malino menerima kunjungan tim visitasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka proses pemindahan satuan pendidikan dari Program Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Villa Tahfizh Himmatul Qur’an Malino menjadi Satuan Pendidikan Mu’allimin Wustha (SPM) Mu’allimin Wustha Villa Tahfizh Himmatul Qur’an Malino.

Kegiatan visitasi yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026 ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan penilaian kesiapan lembaga untuk menyelenggarakan pendidikan dalam bentuk SPM Mu’allimin Wustha.

Tim visitasi dari Kemenag Pusat bersama Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peninjauan secara langsung terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di VTHQ Malino. Peninjauan mencakup kesiapan kelembagaan, kurikulum, tenaga pendidik dan kependidikan, peserta didik, administrasi pendidikan, sarana dan prasarana, serta berbagai komponen pendukung lainnya.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan kelengkapan administrasi, tim visitasi juga berdialog dengan pihak pengelola dan jajaran pendidik VTHQ Malino. Proses tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai kesiapan lembaga dalam melaksanakan pendidikan SPM Mu’allimin Wustha.

Pemindahan satuan pendidikan ini merupakan bagian dari ikhtiar Villa Tahfizh Himmatul Qur’an Malino untuk terus mengembangkan layanan pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan santri. Kehadiran SPM Mu’allimin Wustha diharapkan dapat memperkuat sistem pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan keislaman, pembelajaran umum, pendidikan Al-Qur’an, serta pembinaan karakter dan akhlak santri.

Bagi VTHQ Malino, proses visitasi ini tidak sekadar menjadi tahapan administratif, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh. Masukan dan hasil peninjauan dari tim Kemenag diharapkan menjadi pijakan bagi lembaga untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan ke depan.

Dengan proses pemindahan dari PKPPS menuju SPM Mu’allimin Wustha ini, VTHQ Malino semakin meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan generasi yang berilmu, mencintai Al-Qur’an, memiliki karakter kuat, dan berakhlak Islami.

Baca Selengkapnya...

Tim Bola Voli VTHQ Malino Raih Juara III pada Ajang Semarak Kemerdekaan RI Tingkat Kecamatan Tinggimoncong

Tim Bola Voli VTHQ Malino Raih Juara III pada Ajang Semarak Kemerdekaan RI Tingkat Kecamatan Tinggimoncong

Malino — Kabar membanggakan kembali datang dari Villa Tahfizh Himmatul Qur’an (VTHQ) Malino. Tim bola voli putra VTHQ berhasil meraih Juara III dalam ajang lomba bola voli putra tingkat Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, yang digelar dalam rangka memeriahkan Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia.

Prestasi tersebut menjadi bukti semangat dan kerja keras para santri VTHQ dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga. Dengan semangat kompetitif, kekompakan tim, serta menjunjung tinggi sportivitas, tim bola voli VTHQ mampu bersaing dengan sejumlah tim lainnya yang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Pencapaian Juara III ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar VTHQ Malino. Keikutsertaan dalam ajang olahraga tingkat kecamatan tidak hanya menjadi sarana untuk mengasah kemampuan dan bakat santri, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kedisiplinan, kerja sama, keberanian, dan sportivitas.

Pemberian hadiah dan penghargaan kepada para pemenang dilaksanakan pada malam ramah tamah sekaligus penutupan rangkaian kegiatan Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 28 Agustus 2026. Pada kesempatan tersebut, Tim Bola Voli Putra VTHQ menerima penghargaan atas keberhasilannya menempati posisi ketiga dalam kompetisi.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santri VTHQ untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai bidang, baik akademik, keagamaan, maupun olahraga.

Villa Tahfizh Himmatul Qur’an Malino berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi para santri dalam mengembangkan potensi, bakat, dan karakter, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga sehat, tangguh, disiplin, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya...

Program Unggulan


Simaan Akbar

Study Club

Daurah Takhassus

Bakti Sosial

Simaan Pekanan

Tarbiyah

Safari Ramadhan

Porsani

Ekstrakulikuler

Rihlah Akbar

Musabaqah Hifzhil Quran

Konsultasi Syariah

GALERY KEGIATAN


INFORMASI PESERTA DIDIK


group

SMP: 184 Orang

group

SMA: 81 Orang

group

ALUMNI: 243 Orang

APA KATA MEREKA ?


Foto Alumni Pesantren

Alumni VTHQ

“Sangat bangga bisa belajar di Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino ini, yang dimana para asatidzah sangat memperhatikan dan selalu mendukung santri- santri disetiap kegiatan, terutama kegiatan proses pembelajaran. Bahkan di luar jam kelas pun para asatidzah tetap membantu jika siswa kesulitan dalam belajar.”

M. Ainul Mubarak

(Polisi Republik Indonesia - Alumni VTHQ Tahun 2020)

Orang Tua Santri

Orang Tua Santri

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pondok Tahfidz Villa Himmatul Qur'an yang telah membentuk karakter putra kami, Fathul Khairi, menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur'an. Dengan lingkungan yang asri, tenang, dan jauh dari pengaruh pergaulan bebas, pondok ini menjadi pilihan terbaik bagi para orang tua untuk membimbing anak-anak melahirkan generasi Qur'ani yang unggul. Semoga semakin sukses dan senantiasa diberkahi Allah."

Ajbar Abd Kadir

(Anggota Komisi IV DPR RI - Orang tua santri VTHQ)

Tokoh Internasional

Tokoh Internasional

“Saya sangat terkesan dengan Ma'had Himmah Al-Qur'an Malino yang menghadirkan penghormatan luar biasa terhadap bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an. Semangat para pembina dan santri dalam menjaga bahasa Arab dan menghafal Al-Qur'an menjadi teladan yang membanggakan. Semoga Allah memberkahi ma'had ini dan menjadikan seluruh civitasnya bermanfaat bagi Islam dan kaum Muslimin.”

Prof. Dr. El Sayyed Abdussami’ Muhammad Hassouna

(Pakar Ilmu Bahasa Arab Kairo, Mesir)

backgorund
INFORMASI SPMB

MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI DEMI MEWUJUDKAN GENERASI QUR'ANI PENERUS AGAMA DAN BANGSA

Assalamu'alaikum sahabat Qur'an...

Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino kembali membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2027/2028 untuk jenjang Wustha (SMP) dan SMA.

Info Selengkapnya